Al-Zarnuji adalah orang yang diyakini sebagai satu-satunya pengarang kitab Ta’lim al-Muta ’allim, akan tetapi ketenaran namanya tidak sehebat kitab yang dikarangnya. Dalam satu literatur disebutkan bahwa al-Zarnuji adalah seorang filosof arab yang namanya disamarkan, yang tidak dikenal identitas namanya secara pasti. Dalam hal ini terdapat perbedaan dalam memberikan nama lengkap (gelar) kepada al-Zarnuji. Menurut salah satu penelitian, orang yang memberikan kontribusi besar melalui pemikiran pendidikan dan pengajaran Islam pada masanya itu memiliki dua sebutan, yaitu “Burhanuddin dan Burhanul Islam“, disamping dua gelar tersebut diketahui dari referensi yang berbeda juga didasarkan pada kebiasaan ulama’ dan tokoh-tokoh tertentu dengan gelar-gelar keagamaan, dengan harapan supaya orang yang menyandang gelar tersebut dapat mewujudkan dan mengembangkan masyarakat yang religius. Berdasar pada referensi yang penulis dapatkan, pada umumnya menyebutnya dengan sebutan “ B...
Tatkala bulan luka parah Kubaluti lukanya lalu kubawa kesinggahsana jiwa " Aku ingin teman curhat " suara lembut itu meluncur keluar dari bibir tipismu menyelusuri lekuk - lekuk malam wajah oval dari sidoarjo mengungkap gundah gulana yang keluar dari aura jiwa pada seniman picisan yang lahir dari katblece jelata tubuh putih dengan alis beriring itu terus bicara bagai burung tekukur bertemu tuannya Cinta dan problema adalah instrument kalbu yang membuatnya terjaga dari buai mimpi - mimpi tetap saja ia cinta dan setia " sebut dia S_ _ _ i " yang mencoba memecah kebimbangan itu yang meniti di alun samudera yang menguak topan badai wahai sahabatku..... ketahuilah bahwa cinta itu adalah makhluk aneh yang apabila digenggam dia akan mati dan apabila dilepas dia juga mati bergandeng mesralah bersama semangatmu jauhi keraguan yang sebenarnya adalah musuhmu andaikata bisa pasti maka sejuklah sukmamu menyelimuti jiwa hampa...
taukah kamu bahwa angka - angka yang kita gunakan dan digunakan oleh sebagian besar penduduk dunia saat ini karena dianggap yang paling mudah digunakan adalah angka yang berasal dari Arab, angka tersebut adalah angka yang di ciptakan oleh ilmuan besar islam Al-khawarizmi yang menggunakan sistem sesuai banyaknya sudut. Adapun nomor-nomor yang digunakan oleh orang arab sendiri sekarang, dan yang di dalam Al-Qur’an adalah nomor India (Hindy Number) bukan nomor Arab (Islam). jika belum percaya silahkan di cek di ms.Word kemudian membuka “Option” lalu ke “Advanced” – “Numeral” dan pilih di sana ada Arabic Number dan Hindy Number.
Komentar
Posting Komentar